12 Kebiasaan Buruk Para Turis Ini Wajib Kamu Hindari Saat Liburan!

YANGMUDA.com, Jakarta-Liburan merupakan sesuatu hal yang menyenangkan bagi siapapun. Namun patut diperhatikan beberapa kebiasaan buruk yang biasa dilakukan para turis ketika liburan.

Bagi Anda para traveller, merencanakan destinasi liburan menjadi hal pertama sebelum mencari tiket pesawat murah untuk berpetualang. Saat sedang traveling, euforia dan rasa senang yang menggebu-gebu pasti dirasakan oleh semua traveller. Apalagi jika anda bepergian ke tempat yang belum pernah anda explore sebelumnya. Euforia tersebut kadang membuat para turis lupa akan hal yang paling penting yaitu merusak lingkungan.

Salah satu pembelajaran bagi para turis adalah kotornya Pantai Kuta di Bali belu lama ini. Banyaknya sampah plastik dan sampah lain yang membuat pemandangan tidak sedap tak lain adalah ulah turis. Kejadian di Pantai Kuta menjadi pembelajaran bagi anda saat ingin bepergian.

Berikut beberapa perilaku buruk para turis yang harus dihindari saat Anda berlibur:

1. Menyerobot Antrian
Bayangkan jika Anda sedang mengantri untuk menunggu suatu hal tapi Anda malah di dahului orang lain. Mengesalkan bukan? Kadang beberapa orang Indonesia suka sekali mendahului antrian orang. Intinya kamu harus menghargai satu sama lain.

2. Buang Sampah Sembarangan
Hal ini juga sangat melekat pada orang Indonesia. Kemanapun Anda bepergian, sangat dilarang keras untuk buang sampah sembarangan.

3. Mengambil Gambar Seenaknya
Kadang di beberapa tempat wisata, ada spot- spot tertentu yang tidak bisa diabadikan gambarnya. Masih banyak sekali turis- turis yang mengabaikan hal ini.

4. Membawa Makanan Luar ke Dalam Restoran Lain
Lebih baik kamu betul-betul hindari kebiasaan ini meski demi hemat ya dan jangan bawa botol minuman kesayanganmu. Karena banyak restoran di luar negeri yang sangat mementingkan kebersihan.

5. Blokir Jalur Eskalator
Bandara dan stasiun di luar negeru merupakan salah satu tempat tersibuk di seluruh dunia. Banyak orang yang hilir mudik di tempat ini. Jangan pernah menghalangi atau memblokir jalan mereka, karena bisa jadi mereka sedang mengejar
jam keberangkatan transportasi umum.

6. Merusak Alam
Banyak tempat wisata baru yang diulas beberapa travel writer yang akhirnya menjadi populer, wisatawan tiba-tiba berlomba-lombakesana. Mereka membuang sampah sembarang, melakukan aksi
vandalisme dan akhirnya mengganggu ekosistem cagar alam tersebut. Bukankah menyedihkan ketika kita yang mengaku pecinta alam justru berperan aktif dalam merusak lingkungan?

7. Menganggap Rendah Warga Lokal, Hanya Karena Turis Membawa Uang
Masih banyak wisatawan yang bersikap seenaknya kepada penduduk lokal hanya karena mereka membawa uang dan menguntungkan secara ekonomi. Bersikap seenaknya ini banyak versi seperti enggan menyapa warga lokal, seenaknya membuat keributan dan lainnya. Ingat saling menghargai menjadi salah satu aspek penting saat kamu “bertamu” ke wilayah baru.

8. Menelepon Saat Menaiki Transportasi Umum
Kalau transportasi umum di Indonesia petugas hanya mengingatkan kita untuk menjaga barang bawaan.
Nah, kalau luar negeri, justru petugas transportasi akan mengimbau untuk mematikan atau mengubah mode telepon genggam kita menjadi senyap alias silent. Ya, banyak orang tidak menyukai kebisingan di sarana umum.

9. Perilaku Emosional
Mudah terbawa emosi dengan pelayanan yang kurang berkenan atau menyenangkan. Terkadang banyak turis suka marah marah dan komplain terhadap pegawai hotel atau toko bila tidak berkenan. Hati-hati, Anda bisa membuat keributan disana.

10. Meninggalkan Kamar Dengan Keadaan Tak Terkunci Meninggalkan kamar dengan keadaan tak terkunci, bahkan kunci hotel atau penginapan lain dengan masih tergantung. Namun, sekarang ini hotel menggunakan key card (kunci kamar dengan kartu) untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

11. Menghina Pemimpin Negara Lain
Banyak negara yang sangat amat menghormati pemimpin mereka dan jangan heran kalau kamu melihat foto sang pemimpin di mana pun kamu pergi. Bila kamu melakukan aksi vandalisme terhadap atribut mereka di depan umum, bersiap saja kamu tak bisa kembali ke Indonesia dan mendekam di dalam penjara.

12. Sharing Status Traveling Cuma Buat Pamer
Tenang, sebenarnya tidak salah untuk rajin update status dan check in di sebuah tempat saat liburan. Tapi beda halnya ketika motifmu untuk sharing adalah murni pamer. Sharing itu lumrah, tapi pamer bikin jengah!

LEAVE A REPLY