#NaikLevel Tingkatkan Kesadaran Perihal Layanan P2P Lending

YANGMUDA.com-Perkembangan teknologi di era digital begitu pesat sehingga memunculkan beragam bisnis Fintech (financial technology) di Indonesia. Hadirnya beragam Fintech tentunya membuat persaingan antara perusahaan yang bergerak di bidang tersebut semakin ketat. Terlebih internet kini menjadi bagian dari gaya hidup kelas menengah ke atas yang merupakan faktor yang mendukung perkembangan sector financial technology.

Terkait hal itu, Kreditcepat.co.id sebagai pelaku bisnis financial technology terus meningkatkan pelayanan. Setelah resmi terdaftar dan kini diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kreditcepat dengan websitenya www.kreditcepat.co.id, ikut berpartisipasi dalam usaha meningkatkan kesadaran akan financial technology, khususnya P2P lending, yakni layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi. #NaikLevel bagi KreditCepat adalah perkembangan diri menjadi  P2P (peer to peer).

Dilansir dari website resmi Bank Indonesia, kondisi inklusif keuangan diharapkan dapat memberikan banyak manfaat, seperti meningkatkan efisiensi ekonomi, mendukung stabilitas sistem keuangan, mengurangi irresponsible finance, mengurangi kesenjangan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang pada akhirnya berujung pada penurunan tingkat kemiskinan

Oleh karena itu sebagai pelaku bisnis P2P lending di Indonesia, Kreditcepat berkewajiban untuk melakukan tindakan nyata. Salah satunya adalah lewat seminar yang diadakan di Fintech Space at Union Space pada Sabtu, 28 Juli 2018. Sebagai perusahaan Financial Technology, KreditCepat merasa memiliki tanggung jawab yang sangat besar dalam menggunakan produk jasa keuangan.

Ekosistem baru dalam bidang financial yang hadir karena bisnis financial technology tentunya harus diapresiasi dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendapatkan stabilitas keuangan yang lebih baik di masa yang akan datang. Salah satu layanan baru dari kreditcepat.co.id yang sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini adalah P2P lending.

“Peer to peer lending membuktikan bahwa tidak perlu memiliki modal besar untuk menjadi pendana. Pendanaan jaman sekarang justru lebih affordable. Benefit lainnya dari peer-to-peer lending adalah memajukan ekonomi mikro, baik itu untuk individu maupun UKM,” kata Adinda Artemissia selaku CEO Kreditcepat.co.id.

Salah satu keunggulan dari financial technology adalah easy to access dan tidak memiliki terlalu banyak syarat seperti peminjaman dana dengan cara yang konvensional. Dengan P2P lending, pendana dapat berkontribusi tanpa harus memiliki modal yang besar, sedangkan peminjamannya sendiri merupakan solusi finansial mikro bagi peminjam yang membutuhkannya.

“Untuk mencapai kerjasama yang maksimal dan menguntungkan bagi semua pihak, sangat penting bagi klien untuk dapat mengembalikan dana tepat waktu. Selain terhindar dari biaya pinalti, klien bias mendapatkan track record kredit yang baik, dan ke depannya bisa mendapatkan manfaat lebih sebagai loyal customer,” ujar Adinda.

Kreditcepat.co.id yang telah resmi dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak Juni lalu akan mengadakan beberapa seminar untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat akan financial technology di seluruh Indonesia. Untuk mengetahui informasi mengenai waktu dan lokasi seminar dapat mengunjungi website www.kreditcepat.co.id dan facebook @KreditCepat.co.id.

LEAVE A REPLY