Slank Silaturahmi dan Hibur Santri Ponpes Darussalam-Ciamis

YANGMUDA.COM, Jakarta-Grup musik Slank mengawali tur Silaturahmi Merajut Kebangsaan di Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam di Cijeungjing, Ciamis pada Rabu, (13/9/2017).

Rangkaian tur yang didukung oleh Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas ini merupakan wujud kepedulian Slank dan Sinar Mas dalam upaya merawat keberagaman dan perdamaian bangsa. Silaturahmi melalui musik merupakan cara efektif dan universal dalam menjembatani segala jenis perbedaan.

Band yang kini digawangi Kaka (vokal), Ridho (gitar), Ivanka (bass), dan Bimbim (drum) ini mengawali kunjungan dengan melakukan penanaman pohon di taman Ponpes Darussalam. Turut serta bersama Slank budayawan Zastrouw Al Ngatawi dan Yenny Wahid sebagai tamu undangan serta Direktur Sinar Mas, Yan Partawijaya.

Usai penanaman pohon Slank beserta para tamu melakukan ziarah ke makam KH Irfan Hilmi, tokoh Ponpes Darussalam, yang juga putra pendiri Ponpes Darussalam, KH Ahmad Fadil. Kemudian dilanjutkan dengan dialog Budaya dan Kebangsaan bertempat di aula Ponpes Darussalam yang dihadiri ratusan santriwan dan santriwati.

“Keikutsertaan Sinar Mas dalam Silaturahmi Merajut Kebangsaan ini adalah turut berkontribusi dalam mewujudkan persatuan bangsa melalui nilai-nilai toleransi, sebagaimana perusahaan Sinar Mas yang pekerjanya terdiri dari berbagai latar belakang suku, agama, dan ras,” kata Direktur Sinar Mas, Yan Partawijaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/9/2017).

Yenny Wahid dalam kesempatan itu menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk selalu bersyukur atas kondisi bangsa Indonesia yang hingga sekarang masih relatif damai dan sentosa.

“Dan sesuai namanya, mudah-mudahan Ponpes Darussalam dapat menjadi penebar kedamaian di seluruh penjuru dunia,” kata Yenny.

Sementara itu Zastrouw Al Ngatawi mengatakan bahwa pesantren ibarat penjahit untuk merajut kebangsaan. Nilai-nilai yang diajarkan di pesantren, yaitu tasammuh (toleran) dan tawassut (moderat, di tengah-tengah) terbukti telah menjadi benteng secara sosiologis dan historis dalam menjaga keberagaman dan perbedaan di negeri ini, demikian dikatakan Zastrouw.

Pada kesempatan itu, Slank yang diwakili Kaka dan Bimbim mengaku senang dan antusias, terlebih setelah mendapat sambutan hangat dari para santriwan dan santriwati.

“Tadinya kami menyangka akan disambut dengan kaku, ternyata para santri di sini malah lebih santai dari Slank,” ujarnya.

Puncak acara yang dihelat di lapangan Ponpes Darussalam menghadirkan penampilan Slank dengan lagu-lagu hit mereka. Di sela-sela pertunjukan, dilakukan penyerahan simbolis Quran, Juz Amma, Buku Tulis Sidu dari APP Sinar Mas kepada para santri.

Penampilan Slank rupanya juga menyedot perhatian para Slankers–sebutan penggemar fanatik Slank–dari dalam dan luar kota, serta warga sekitar pesantren.

Selanjutnya Tur Silaturahmi Merajut Kebangsaan bakal menyambangi ponpes di kota lain yaitu Pesantren Al Hikmah 2 di Brebes (14/9/2017), Pesantren Darussalam di Batang (15/9/2017), dan Pesantren Amanatul Ummah di Mojokerto (17/9/2017). [adc]

LEAVE A REPLY