Stop Merokok Saat Hamil! Ini Bahayanya Bagi Janin

YANGMUDA.COM, Jakarta-Kasus kematian janin dan bayi baru lahir yang disebabkan oleh kelainan bawaan pada si bayi di Indonesia masih tergolong tinggi. Salah satu penyebabnya adalah rokok.

Menurut dr. Reza Aditya Digambiro, M.Kes, M.Ked (PA), Sp.PA dari Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, kelainan jantung bawaan banyak dijumpai pada bayi dengan orang tua perokok aktif. Ibu yang merokok pada saat kehamilan berefek sangat buruk pada kesehatan bayi, demikian disampaikan dokter Reza melalui siaran pers, Senin (25/9/2017).

Beberapa kejadian bisa dijumpai pada bayi dengan ibu perokok diantaranya lahir prematur, berat badan yang rendah, kelainan jantung hingga kematian janin.

Dokter Reza memaparkan, satu batang rokok memiliki 2500 komponen berbahaya. Di dalam asap rokok sendiri terdapat 4800 bahan kimiawi berbahaya. Beberapa diantaranya adalah nikotin, tar, insektisida, polisiklik, bahan karsinogenik, cadmium, amoniak, asam stearate, arsenik, methanol dan karbonmonoksida.

Seluruh bahan tersebut beracun dan bisa menyebabkan kanker. Nikotin dan gas karbonmonoksida memiliki efek mengurangi suplai oksigen untuk janin yang berada dalam kandungan.

Nikotin menyempitkan pembuluh darah dan karbonmonoksida lebih kuat berikatan dengansel-sel darah merah dibandingkan oksigen. Kondisi ini sangat buruk pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan perkembangan organ tubuh janin dalam kandungan. Ukuran dan berat badan bayi yang lebih kecil hanya salah satu masalah selain perkembangan organ-organ tubuh yang tidak optimal. Bayi-bayi dengan ibu perokok memiliki kecenderungan untuk menderita penyakit asma, mengalami gangguan belajar kedepannya, masalah perilaku dan sikap serta kecerdasan yang rendah. [adc]

LEAVE A REPLY