Jangan Anggap Sepele Neuropati, Cegah dan Atasi Sejak Dini

YANGMUDA.com-Neuropati dengan gejala kebas dan kesemutan yang seringkali diabaikan. Karena itu, lebih baik mencegah sejak dini sebelum terjadi.

Neuoropati dapat mengakibatkan menurunnya fungsi saraf, seperti hilangnya sensasi rasa dan gerak hingga kecacatan permanen yang berpengaruh pada kualitas hidup.

Sebuah fakta mengungkapkan, terdapat satu dari tiga orang sudah mulai mengalami gejala Neuropati sejak usia 26-30 tahun. Karena itu, Neurobion mengajak masyarakat untuk mengenali dan melakukan pencegahan sedini mungkin dengan penanganan yang tepat dalam mengatasi neuropati.

dr. Manfaluthy Hakim, Sp.S(K), Ketua Kelompok Studi Neurofisiologi dan Saraf Tepi PERDOSSI Pusat yang juga konsultan neurologis dari Departement Neurologi FKUI/RSCM mengatakan, neuropati memberikan beragam ketidaknyamanan dalam beraktivitas sehari-hari.

“Jika dibiarkan, gejala neuropati seperti kram, kebas dan kesemutan dapat menetap dan mengarah pada kelumpuhan. Saraf dengan kerusakan lebih dari 50 persen sudah tidak dapat diperbaiki,” kata Manfaluthy Hakim di acara neurobion, Jakarta, baru – baru ini.

Salah satu contoh kerusakan saraf adalah Carpal Tunnel Syndrome(CTS). CTS dengan kondisi parah dapat menyebabkan rasa nyeri dengan frekuensi serangan yang semakin sering bahkan menetap.

Rasa nyeri tersebut dapat membuat fungsi tangan menjadi terbatas, sehingga dapat menimbulkan kelumpuhan otot dan mengakibatkan kecacatan yang berpengaruh pada pekerjaan penderita.

“Dari fisik terlihat, tergantung dari jenis saraf yang terkena, bila saraf tangan yang terkena dan tidak mendapatkan pengobatan yang baik maka telapak dan jari-jari tangan menjadi melengkung,” tambahnya.

Neurobion, kombinasi vitamin neurotropik, memberikan solusi terbaik dengan formula original terpercaya yang teruji klinis, aman dikonsumsi jangka panjang dan kini hadir dengan tampilan baru.

LEAVE A REPLY