Keren! Tiga Sineas Muda Ini Menangkan UnYUZUal Trip Film Festival

YANGMUDA.com – Ajang apresiasi film pendek “UnYUZUal Trip Film Festival” baru saja digelar. Sebanyak 10 finalis terbaik dari ratusan film pendek yang berpartisipasi terpilih masuk 10 besar. Para sineas muda itu berasal dari berbagai kota di Indonesia seperti Medan, Tanjung Pinang, Balikpapan, Jakarta, Jepara, Yogyakarta, hingga Gowa di Sulawesi Selatan.

Para sineas muda ini selama kurun waktu 29 Januari hingga 15 April 2018 telah membuat karya sesuai dengan tema utama “Menemukan Indonesia”. Dari 10 finalis tersebut juri kemudian memilih tiga diantaranya mendapatkan predikat juara satu, dua dan tiga yang diborong oleh para sineas asal Jakarta.

Menampilkan sineas4.jpg

¬†“Pemilihan pemenang ini didasari pada seberapa besar para sineas bisa menerjemahkan tema ‘Menemukan Indonesia’ lewat karya-karyanya. Tentunya, kami juga menilai unsur sinematografi yang tertuang di dalam short movie tersebut,” kata Ita Sembiring, selaku produser dalam wawancara di CGV Central Park, Jakarta Barat, Kamis, 26 April 2018.

Ita menambahkan, perhelatan UnYUZUal Trip Film Festival ini diharapkan menjadi wadah bagi karya-karya insipratif generasi muda Indonesia dalam menggambarkan tentang destinasi wisata di Tanah Air.

“Festival film ini adalah bentuk nyata dari ajakan kepada masyarakat untuk semakin mengenal potensi pariwisata, dan juga untuk menjaga serta mencintai kekayaan alam di penjuru negeri,” papar Ita.

UnYUZUal Trip Film Festival melibatkan para juri yang kompeten di bidangnya. Mereka diantaranya Ita Sembiring  (produser dan penulis naskah), Kamila Andini (sutradara), Leonard Anthony (travel blogger Indonesia), dan Darius Sinatrhrya (aktor).

Menampilkan sineas1.jpg

“Sebenarnya kita semua juri ngasih nilai. Pemenangnya berdasar tiga nilai tertinggi. Tapi saya cukup kaget karena ternyata kita ngasih nilai memang video-videonya hampir sama,” kata Kamila Andini dalam kesempatan yang sama.

Penjurian film pendek ini menurut Kamila tidak sekadar melihat keindahan alam yang divisualkan namun juga dari proses editing hingga pesan yang disampaikan dari film tersebut.

“Ada dari penyutradaraan maksudnya apakah ada treatment khusus, teknis juga kita liat quality-nya kayak apa. Termasuk keseluruhan. Terus apakah dia punya perspektif atau pesan yang beda melihat karyanya. Sama yang terakhir kesamaan tema Menemukan Indonesia. Itu kriterianya yang kita pilih,” terang Kamila Andini.

Menampilkan sineas2.jpg

Tiga sineas yang berhasil memenangkan ‘UnYUZUal Trip Film Festival’ itu diantaranya adalah Sugianto, sineas asal Jakarta sebagai juara pertama. Film yang berjudul Indonesia, Jawaban dari Sebuah Pencarian karya Sugianto dipilih sebagai juara pertama. Film ini menggambarkan keindahan alam Papua.

Menurut Sugianto, filmnya pendek tersebut merupakan gabungan dari berbagai video perjalanannya selama beberapa bulan menjelajah Indonesia.

“Selama beberapa bulan dalam dua tahun terakhir ini saya cukup banyak eksplore tempat di Indonesia terus akhirnya digabungin, dijadiin satu. Tadi ada Indonesia Timur ada Papua di Raja Ampat, Wamena, Merauke. Maluku, ada Kepulauan Kei, Banda Neira, ada lagi di Sumba terus ada Borobudur, ada lagi di Sumatera deh,” kata Sugianto.

Menampilkan sineas3.jpg

Lebih lanjut Sugianto mengatakan, keindahan alam Indonesia terbentang luas dari Sabang sampai Merauke. Hal itulah yang menjadikan alasan ia menggabungkan seluruh perjalanannya dalam satu film pendek berjudul Indonesia, Jawaban dari Sebuah Pencarian.

“Indonesia kan Sabang sampai Merauke enggak adil kalau misalkan Indonesia cuman satu, memang sengaja di kompilasiin,” ujarnya.

Sementara itu, untuk juara dua dan tiga, diraih oleh sineas asal Jakarta, Ricky Sutomo dengan judul film Journey To The East dan M Falah Al Failah Sufi dengan judul film Keindahan Indonesia.

Ketiga sineas pemenang festival film pendek ini berhak mendapatkan hadiah uang tunai senilai 10 juta untuk juara pertama. Sedangkan juara dua dan tiga mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 7.5 juta dan 5 juta rupiah.

LEAVE A REPLY